Pemprov Jabar Serius Tindak Kecurangan PPDB TA 2024/2025, Bey: Orangtua Jangan Nitip-nitip!

"Kami ingin memastikan setiap anak di Jabar memiliki kesempatan yang sama mengakses pendidikan tanpa diskriminasi. Kami mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan menjalankan PPDB," jelasnya.
Baca Juga:
Lebih lanjut, ia juga meminta orang tua agar tidak berpikir untuk menitipkan anaknya ke sekolah tertentu.
Menurutnya, semua proses penerimaan siswa baru harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Integritas dari internal kami, itu paling penting kalau itu beres insyaallah lancar dan orang tua jangan nitip-nitip, tahun ini tidak ada. Kalau ada tunjukan ke kami, kami tindak tegas," ujar Bey.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya menambahkan, PPDB 2024 menyediakan kuota sekitar 700 ribu siswa baik untuk tingkat SMA, SMK maupun SLB. Adapun pendaftaran dibuka melalui empat jalur.
"Untuk negeri 300 ribuan, yang swasta bisa sampai 700 ribu. Jalur masih sama kecuali, yang covid tidak ada lagi, dan di tahap satu menggunakan jalur zonasi dengan keluarga ekonomi tidak mampu di tahap satu. Selebihnya di tahap dua," singkat Wahyu. (mcr27/jpnn)
Pemprov Jabar Jawa Barat menyatakan kesiapannya memberantas kecurangan dalam pelaksanaan pendaftaran PPDB TA 2024/2025.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News