Siswi SMAN 3 Bandung Loncat dari Lantai 3 Sudah Didampingi Psikolog

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Humas SMA Negeri 3 Bandung Ida Rohayani menyampaikan, siswi yang nekat meloncat dari lantai tiga bangunan sekolahanya, sudah didampingi oleh psikolog dan psikiater sejak terdaftar sebagai siswa SMAN 3.
Pendampingan tersebut dikarenakan siswa dinilai memiliki kejiwaan yang ‘unik’.
Ida menuturkan, pendampingan dilakukan berdasarkan hasil assesment atau penilaian yang meliputi tes kognitif hingga psikotes.
Selain itu, pendampingan dilakukan atas persetujuan dari orang tua siswa.
“Terkait dengan peristiwa yang terjadi di SMAN 3 Bandung inisial A bahwa beliau dari sejak masuk ke SMAN 3 Bandung memang sudah ditangani oleh ahlinya, baik itu psikolog maupun psikiater, jadi sudah berjalan hampir 2 tahun,” kata Ida ditemui di SMAN 3 Bandung pada Rabu (29/11).
“Ada rekomendasi tersendiri, salah satunya ketika anak ini memiliki keunikan, keunikan inilah yang kemudian dijadikan oleh BK (Bimbingan Konseling) untuk dibimbing sedemikian rupa,” lanjutnya.
Meski begitu, Ida tak memerinci ihwal hasil tes kognitif dan psikotes yang dilakukan terhadap korban. Begitu juga dengan kondisi kejiwaan atau kepribadiaan siswa.
Kata Ida, SMAN 3 Bandung hanya berupaya untuk menjalankan prosedur agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Wakasek Humas SMAN 3 Bandung Ida Rohayani menyampaikan, siswi yang nekat meloncat dari lantai tiga bangunan sekolahanya, sudah didampingi oleh psikolog.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News