Dinkes Depok Ingatkan Warga Agar Waspada Terhadap Penyakit Leptospirosis di Musim Hujan
jabar.jpnn.com, DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap penyakit leptospirosis atau yang lebih dikenal dengan infeksi air kencing tikus.
Ketika musim hujan seperti saat ini, risiko penyebaran leptospirosis pun meningkat lebih cepat.
Hal tersebut, lantaran air kencing tikus ini akan mengkontaminasi air banjir ke sejumlah media seperti tanah, makanan, maupun benda-beda lain di sekitar tempat tinggal.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Umi Zakiati mengatakan, infeksi kencing tikus tersebut disebabkan oleh bakteri leptospira.
Dirinya menjelaskan, penularannya melalui kontak secara langsung atau tidak langsung dengan urin hewan yang terinfeksi.
"Selama musim hujan ini masyarakat diminta waspada terhadap penyakit leptospira, karena berpotensi terjangkit penyakit tesebut terlebih pada wilayah rawan banjir," ucapnya.
Umi menuturkan, penularan penyakit leptospirosis rata-rata tujuh sampai sepuluh hari sebelum timbulnya gejala klinis.
Adapun gejala yang timbul dari penyakit tersebut, yakni demam, nyeri kepala dan otot, batuk dengan atau tanpa darah hingga pendarahan.
Dinkes Kota Depok mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap penyakit Leptospirosis selama musim hujan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News