Balita Raditya Tewas Penuh Luka, Polisi Periksa Intensif Ibu Tiri
Kriminal Senin, 24 November 2025 – 15:00 WIB
Polisi memeriksa lima orang saksi, dalam kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang balita di Kota Bandung.
BERITA DUGAAN PENGANIAYAAN BALITA
-
Kriminal Senin, 24 November 2025 – 14:00 WIB
Polrestabes Bandung Periksa 5 Saksi Cari Penyebab Kematian Balita Raditya
Satreskrim Polrestabes Bandung masih menyelidiki kasus kematian balita Raditya Allibyan Fauzan yang diduga mengalami kekerasan. Berikut hasil autopsinya.
-
Kriminal Minggu, 23 November 2025 – 14:00 WIB
Balita 4 Tahun di Bandung Tewas dengan Tulang Dada Patah, Keluarga Lapor Polisi
Polrestabes Bandung mendalami kasus kematian seorang balita yang diduga mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia di RSUD Ujungberung.
BERITA TERPOPULER
-
Jabar Terkini Rabu, 11 Februari 2026 – 16:00 WIB
Satpol PP Depok Gelar Santunan Yatim dan Fukara
Anggota Satpol PP Depok menggelar santunan yatim dan fukara sebagai ungkapan syukur setelah dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu
-
Jabar Terkini Rabu, 11 Februari 2026 – 18:15 WIB
Pemprov Jabar 'Pasang Badan' untuk Pasien PBI BPJS Dinonaktifkan
Pemprov Jabar jamin peserta PBI BPJS yang dinonaktifkan tetap bisa berobat. SE diterbitkan untuk percepat reaktivasi dan lindungi…
-
Kriminal Rabu, 11 Februari 2026 – 18:20 WIB
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Gudang Aksesoris Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Seorang karyawan pria berinisial DS ditemukan tewas di dalam gudang aksesoris di Jalan Inhoftank, Kota Bandung. Begini kronologi…
-
Jabar Terkini Rabu, 11 Februari 2026 – 18:00 WIB
Serangan Jantung Masih Jadi Penyebab Kematian Tertinggi, Ini Gejala dan Cara Deteksi Dininya
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital Cibubur, dr. Yislam Aljaidi, Sp.JP, FIHA, beberkan tips deteksi dini…
-
Jabar Terkini Rabu, 11 Februari 2026 – 17:00 WIB
Meski Anggaran Jamkes Berkurang, Pemkot Depok Jamin Akses Kesehatan Warga Tidak Mampu Tetap Optimal
Kadinkes Depok sebut meski anggaran Jamkes berkurang, tetapi pihaknya memastikan akses kesehatan warga tak mampu tetap optimal