Disorot Media Inggris Soal Pilpres 2029, Dedi Mulyadi Berikan Jawaban Tak Terduga
jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan setelah media Inggris Financial Times (FT) mengulas popularitasnya yang berkembang hingga tingkat nasional.
Dalam laporan berjudul "Is this Indonesia's next president?" yang terbit pada 21 September 2026, FT membahas aktivitas Dedi di media sosial serta kemunculan namanya dalam pembicaraan menuju Pilpres 2029.
Namun, ketika ditanya mengenai sorotan tersebut, Dedi justru memilih tidak banyak berbicara soal peluang politiknya.
Dia mengaku berterima kasih kepada pihak yang memberikan apresiasi, tetapi menegaskan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan selama memimpin Jawa Barat.
"Iya, saya sih mengucapkan terima kasih pada siapapun yang mengapresiasi saya. Tetapi saya hari ini kan pasti banyak kekurangan-kekurangan yang dimiliki," kata Dedi di Bandung, dikutip Jumat (25/9/2026).
Dedi mengatakan fokusnya saat ini adalah menjalankan pemerintahan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Barat terus berjalan.
Menurut dia, masyarakat Jawa Barat kini semakin kritis dalam menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Kondisi tersebut, kata Dedi, membuat kepala daerah harus mampu merespons keluhan warga secara langsung.
"Terus kemudian kami akan terus memberikan yang terbaik, layanan bagi masyarakat Jawa Barat. Karena kan masyarakat Jawa Barat ini sekarang sudah tumbuh menjadi masyarakat yang kritis. Interaksinya langsung dengan kepala daerah," ujarnya.
Begini reaksi Dedi Mulyadi setelah mendapat sorotan dari media Inggris, sebagai tokoh dengan popularitas tinggi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News