GCP Siapkan Laporan ke Bareskrim Terkait Pernyataan Budi Arie soal Percepatan Pemilu
jabar.jpnn.com, BOGOR - Kelompok sukarelawan Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyatakan akan menempuh langkah hukum menyikapi pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan terjadinya percepatan dinamika politik dan Pemilu 2029.
Ketua Umum GCP H. Kurniawan mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan tim hukum untuk mengkaji konten video yang memperlihatkan Budi Arie berada di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Menurut Kurniawan, GCP berencana melaporkan pernyataan tersebut ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
"Hasil diskusi dengan tim hukum kami, Bapak Doni, menyepakati bahwa dalam waktu dekat kami akan resmi melaporkan pernyataan Budi Arie ke Bareskrim Mabes Polri," ujar Kurniawan saat ditemui wartawan di Cibinong, Minggu (30/8/2026).
Kurniawan menilai wacana mengenai kemungkinan percepatan pemilu berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Ia juga menyebut munculnya berbagai isu politik dalam beberapa waktu terakhir sebagai sesuatu yang perlu dicermati.
"Kami melihat semua peristiwa ini adalah by design, sengaja dirancang oleh pihak-pihak yang ingin mendegradasi dan menurunkan citra Pak Prabowo demi menciptakan ketidakpuasan publik," katanya.
Baca Juga:
Kurniawan mengatakan GCP akan menginstruksikan jajaran relawan, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk tetap solid mengawal program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, dukungan terhadap Prabowo tidak hanya ditujukan untuk menjaga pemerintahan saat ini, tetapi juga diarahkan pada keberlanjutan pembangunan nasional.
GCP berencana melaporkan Budi Arie ke Bareskrim terkait polemik pernyataan percepatan Pemilu 2029. Budi Arie menyebutnya sebagai analisis pribadi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News