Pengamat Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Utama Elektabilitas Prabowo Kalah oleh Dedi Mulyadi

Jumat, 31 Juli 2026 – 17:00 WIB
Pengamat Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Utama Elektabilitas Prabowo Kalah oleh Dedi Mulyadi - JPNN.com Jabar
Presiden Prabowo Subianto. Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar/pri

"Popularitas Dedi Mulyadi memang sedang berada pada tren yang tinggi, kegiatannya di media sosial potensial dikenal masyarakat tidak saja di Jawa Barat, terlebih Dedi Mulyadi juga gemar membuat konten di luar Jawa Barat," ujar Dedi.

Dia mengaku tidak terkejut apabila elektabilitas KDM mampu melampaui sejumlah tokoh nasional, termasuk Prabowo.

"Dengan kondisi itu elektabilitasnya yang tinggi cukup masuk akal, hanya saja dengan metode SMRC saat survei menggabungkan dua cara wawancara via telepon dan tatap muka, ini membuat perbedaan dibanding dengan satu metodologi dalam pengambilan sample, sehingga potensi margin errornya masih tinggi," jelasnya.

Meski demikian, Dedi mengingatkan bahwa hasil survei masih sangat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan momentum politik.

"Meskipun, Dedi Mulyadi miliki peluang tetap berada di atas, utamanya jika mendapat sokongan politik dari Prabowo," ucap dia.

Dia juga menilai tingginya elektabilitas KDM lebih dipengaruhi tingkat pengenalan dan kesukaan publik dibanding penilaian terhadap kinerja.

"Tetapi jelas Dedi Mulyadi jauh lebih baik soal mengelola media sosial dan memantik popularitas, ini dilema sebenarnya karena mempengaruhi publik itu terbukti tidak berdasarkan kinerja," pungkasnya. (mcr27/jpnn)

Pengamat mengungkapkan penyebab Dedi Mulyadi mampu mengungguli Prabowo Subianto dalam Survei SRMC.

Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News