Puluhan Warga Jawa Barat di Iran Minta Pulang ke Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 – 10:00 WIB
Puluhan Warga Jawa Barat di Iran Minta Pulang ke Indonesia  - JPNN.com Jabar
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar, saat ditemui di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Sebanyak 15 warga Jawa Barat berhasil dievakuasi dari negara Iran imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Masih ada puluhan warga Jabar lainnya yang berharap bisa segera dipulangkan ke Indonesia. 

Kepala Diskominfo Jabar Adi Komar mengatakan, pemerintah pusat sudah mengevakuasi 34 WNI yang bermukim di Iran.

Dari puluhan orang itu, 15 di antaranya adalah warga Jawa Barat dari berbagai daerah kota/kabupaten. 

"Dari 34 WNI yang sudah pulang ke Indonesia, 15 di antaranya warga Jawa Barat, dan itu artinya ya Alhamdulillah berangsur saya yakin karena proses teknis pemulangan WNI yang ada di Timur Tengah itu menjadi kewenangan atau domain pemerintah pusat," kata Adi ditemui di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026). 

Adi menuturkan, pihaknya membuka hotline pengaduan warga Jawa Barat yang tinggal di Iran untuk mendata dan memastikan nasibnya di sana. Hasilnya, ada 80 pengaduan yang masuk. 

Masyarakat yang mengadu itu meminta untuk segera dievakuasi atau dipulangkan ke Indonesia, dikarenakan ketegangan antara Amerika-Israel dengan Iran yang kian memanas. 

"Sudah tercatat ada 80, mereka sudah menginput dan menginformasikan ada di tempat zona perang. Mereka bisa berharap minta dievakuasi, tapi kami menunggu bagaimana langkah pemerintah pusat," ujarnya. 

Pemprov Jabar membuka layanan hotline pengaduan untuk WNI yang tinggal di Negara Iran. Sebanyak 80 warga minta segera pulang ke Indonesia.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News