Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Penyelenggaraan Haji
Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan skenario penundaan keberangkatan jamaah apabila situasi konflik dinilai berpotensi membahayakan keselamatan jamaah.
Dahnil menyebut skenario penundaan tersebut pernah dilakukan pada masa pandemi Covid-19, ketika penyelenggaraan ibadah haji harus ditunda demi menjaga keselamatan jamaah.
“Seperti Covid misalnya yang lalu, kalau kemudian membahayakan jamaah, misalnya membahayakan keselamatan, maka skenario untuk menunda bisa jadi muncul apabila keselamatan warga negara kita terancam,” katanya.
Saat ini pemerintah masih terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah sebelum mengambil keputusan final terkait penyelenggaraan haji tahun ini.
Keputusan tersebut nantinya akan dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia serta kementerian dan lembaga terkait.
Adapun keberangkatan kloter pertama jamaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 22 April mendatang, dengan catatan situasi keamanan memungkinkan dan keselamatan jamaah dapat terjamin. (antara/jpnn)
Pemerintah Indonesia menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi dampak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah terhadap penyelenggaraan ibadah haji 2026
Redaktur & Reporter : Yogi Faisal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News