Polda Jabar Tangkap Sindikat Pembuat Kartu Prakerja Fiktif

Selasa, 07 Desember 2021 – 11:34 WIB
Polda Jabar Tangkap Sindikat Pembuat Kartu Prakerja Fiktif - JPNN.com Jabar
Polda Jabar menggelar ungkap kasus pembuatan kartu prakerja palsu di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (7/12). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) berhasil mengungkap kasus ilegal akses data base kependudukan, yang digunakan untuk membuat kartu prakerja fiktif.

Pencurian data ini dilakukan seorang peretas (hacker) berinisial BY yang berhasil mencuri data dari laman BPJSKetenagakerjaan.go.id.

Total ada 12.401.328 data dengan data NIK dan foto yang berhasil diambil berjumlah 322.359. Data ini kemudian disimpan pada penyedia VPS di Amerika Serikat.

BY yang tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur, kemudian bekerja sama dengan empat tersangka lainnya yakni AP, RW, AW, dan WG asal Bandung.

Mereka berhasil memverifikasi sistem dan mendapat 50 ribu data valid, dari data tersebut terdapat 10.000 akun yang didapat hingga ke kode verifikasi kata kunci sekali pakai (OTP) dari sistem.

"BY kemudian membuat script untuk membuat KTP palsu dan membuat email palsu secara masif yang langsung mendaftarkan otomatis di dashboard prakerja.go.id sebanyak 10 ribu akun dengan hanya melakukan pendaftaran sebanyak 3 kali saja," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Selasa (7/12).

Dengan modal data yang sudah terverifikasi tersebut, para pelaku kemudian mendaftarkan pada program prakerja yang merupakan program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Akun tersebut lolos dalam sistem dengan NIK yang sebenarnya palsu," tuturnya.

Polda Jabar mengungkap kasus pembuatan kartu prakerja fiktif. Para pelaku mendapatkan data dengan meretas lama BPJS Ketenagakerjaan