Si Jalak Harupat Tanpa Timnas Indonesia, Erick Thohir Bicara Soal Antusiasme Penonton
jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, kembali dipercaya menjadi salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026.
Namun, ada tantangan besar yang harus dihadapi penyelenggara, yakni menghadirkan atmosfer pertandingan ketika Timnas Indonesia tidak bermain di Bandung.
Pada ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan fase grup skuad Garuda dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Sementara itu, Si Jalak Harupat dipercaya menggelar pertandingan Grup B yang dihuni Vietnam, Tailan, Filipina, dan Pakistan.
Kondisi tersebut membuat penyelenggara harus bekerja lebih keras untuk mendongkrak animo penonton. Apalagi, tiket pertandingan di Si Jalak Harupat tetap dibanderol dengan harga yang lumayan tinggi.
Untuk matchday 1 dan 2, PSSI menetapkan harga Rp100 ribu. Sementara pada matchday 3 dan 4, harga tiket naik menjadi Rp200 ribu.
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir menilai kehadiran penonton seharusnya tidak hanya bergabung pada tampilnya Timnas Indonesia.
Menurut dia, FIFA ASEAN Cup 206 justru menjadi kesempatan bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat untuk menyaksikan langsung kualitas tim nasional negara lain.
Si Jalak Harupat menjadi venue FIFA ASEAN Cup 2026. Tanpa Timnas Indonesia, penyelenggara dituntut mampu mendongkrak animo penonton.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News