Menjelang Laga Melawan Persik, Persib Bandung Waspadai Sang Mantan Ezra Walian
"Ezra adalah pemain terbaik di Kediri. Bisa dilihat, dia bermain dengan sangat baik bersama kami, tapi satu-satunya hal adalah dia tidak mau berada di bench," kata Hodak, Jumat (2/1).
Hodak mengakui, timnya saat itu masih membutuhkan jasa Ezra dan menginginkan pemain naturalisasi Belanda tersebut tetap bersama Persib. Hanya saja, Ezra kesulitan mendapatkan menit bermain.
Musim 2023/24 - 2024/25 adalah momen-momen emas duet striker David da Siva dan Ciro Alves. Ezra Walian terpaksa terpinggirkan, dan hanya jadi pilihan kedua.
Namun, Ezra adalah Supersub atau pembeda di lapangan. Banyak gol tercipta dari kakinya saat datang dari bangku cadangan.
"Sayangnya waktu itu kami memiliki Ciro (Alves) di posisinya dan dia ingin menit bermain yang lebih. Jika kalian ingat juga, setiap dia masuk, dirinya seperti seorang supersub. Tapi dia tidak senang terhadap posisinya dan saya memahami itu," jelasnya.
"Karena itu, dia memutuskan untuk pergi," lanjutnya.
Kini Persib akan menantang Persik, dan berhadapan dengan Ezra Walian. Mantan anak asuhnya itu pun kian berkembang dan Hodak mewaspadai ketajamannya.
"Dia bermain dengan sangat bagus di tim lain dan menjadi kapten. Jadi tentu dia bermain bagus dan saya juga tidak pernah meragukannya. Satu-satunya is adalah pemain hanya ingin bermain," pungkasnya. (mcr27/jpnn)
Pelatih Persib Bojan Hodak bicara soal kualitas individu dari penggawa Persik, Ezra Walian, yang pernah berseragam biru selama tiga musim.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News