Respons Manajemen Persib Saoal Denda AFC Sebesar USD 2.000
"Sebagai klub yang terus berkembang di level regional, kami memandang setiap masukan dan keputusan dari AFC sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memperkuat profesionalisme organisasi, termasuk dalam aspek teknis penyelenggaraan pertandingan," lanjutnya.
Dalam catatan resmi, AFC menyebut Persib melanggar Pasal 37 tetang peraturan kompetisi dan Pasal 39 tentang peraturan stadion.
Persib disebut tidak mencantumkan nomor kursi baik pada tiket pertandingan maupun kursi di Stadion GBLA saat pertandingan menghadapi Manila Digger.
"Gagal memastikan bahwa semua baris kursi telah diidentifikasi dan semua kursi diberi nomor sesuai dengan persyaratan yang relevan dan gagal memastikan bahwa semua tiket diberi nomor sesuai dengan persyaratan yang relevan," tulis AFC di laman resminya seperti dilihat JPNN.
Akibat kesalahan itu, Persib diharuskan membayar denda sebesar 1.000 USD untuk masing-masing pasal.
Total denda, kata AFC, wajib dibayarkan 30 hari sejak keputusan tersebut diterbitkan.
"Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.000 karena melanggar Pasal 39.2 dan 39.3 Peraturan Stadion AFC. Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.000 karena melanggar Pasal Pasal 37.1 Peraturan Kompetisi Liga Champions AFC Dua 2025/26," jelas keputusan itu.
"Denda total sebesar USD2.000 akan dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini disampaikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etika AFC," tutup keputusan tersebut. (mcr27/jpnn)
Respon manajemen PT Persib Bandung Bermartabat usai klubnya didenda USD 2.000 oleh AFC gegara penomoran kursi stadion saat menjamu Manilla Digger FC.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News