Lima Subsektor Industri yang Bisa Mendorong Pemulihan Industri di Jabar

Selasa, 18 Januari 2022 – 22:58 WIB
Lima Subsektor Industri yang Bisa Mendorong Pemulihan Industri di Jabar - JPNN.com Jabar
Ilustrasi industri farmasi. Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Ketua Tim Riset West Java Economics Society (WJES) Vera Intanie Dewi mengungkapkan lima subsektor yang bisa mendorong akselerasi pemulihan industri di Jawa Barat. 

Kelima subsektor itu adalah industri tekstil dan pakaian jadi, kimia farmasi dan obat tradisional, barang dari logam, komputer, barang elektronik optik dan peralatan listrik, mesin dan perlengkapan, serta alat angkutan.

Berdasarkan kajian 'Peta Dampak Pandemi terhadap Industri Manufaktur Jawa Barat dan Solusinya', terindikasi banyak industri yang terdampak, khususnya akibat PPKM.

Dampak yang paling dirasakan umumnya berupa penurunan kapasitas produksi. Penurunan tersebut dikarenakan pengurangan jam kerja, mau pun jumlah tenaga kerja, khususnya pada industri non esensial.

Kendati demikian, terdapat sejumlah subsektor unggulan yang perlu mendapatkan perhatian untuk diakselerasi kinerjanya.

"Kelima subsektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Jabar, karena memiliki daya dorong (forward linkages) dan daya tarik (backward linkages), serta multiplier yang lebih besar dibanding subsektor industri lainnya," kata Vera di Bandung, Selasa (18/1).

Vera menjelaskan, kelima subsektor itu memiliki daya dorong dan daya tarik yang lebih dari satu, di mana hal ini menunjukkan bahwa sektor tersebut berperan dalam perkembangan sektor-sektor industri lainnya. 

Selain itu, dari aspek peningkatan output yang dihasilkan dan peningkatan pendapatan masyarakat, kelima subsektor itu juga lebih besar pengaruhnya di bandingkan dengan sektor lain.

WJES mengungkap lima subsektor industri yang mampu mendorong akselerasi pemulihan industri Jabar di masa pandemi covid-19. Simak pemaparannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News