Minta 'Japrem' Berujung Petaka, Preman di Cibiru Kena Batunya
jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Aksi pengeroyokan tragis terjadi di kawasan Bunderan Cibiru, Jalan AH Nasution, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, pada Rabu (23/9/2026) sore.
Seorang pria bernama Didin Solehudin alias Endin (36) tergeletak bersimbah darah usai dikeroyok kawanan pengamen jalanan.
Korban yang mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ujungberung untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolsek Panyileukan AKP Anang Suryana membenarkan adanya insiden berdarah yang berlangsung pada Rabu sore sekitar pukul 17.30 WIB tersebut.
"Benar, telah terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap saudara Didin Solehudin alias Endin yang diduga dilakukan oleh sekitar delapan orang pengamen jalanan. Korban mengalami luka berat di bagian kepala," kata Anang saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa berawal ketika rombongan pengamen jalanan berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras (miras) di pinggir jalan dekat lapak pedagang.
Tak lama kemudian, terjadi cekcok mulut antara korban dan para pelaku yang berujung pada aksi penganiayaan secara bersama-sama.
"Insiden diduga dipicu kekesalan para pelaku atas aksi korban yang meminta uang jatah preman (japrem) kepada korban pengamen di lokasi tersebut," jelasnya.
Seorang pria mengalami luka berat di kepala setelah dikeroyok sejumlah pengamen yang kesal karena sering diminta
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News