Kasus Dugaan Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Polisi: Pelaku Lebih Dari Satu
jabar.jpnn.com, PURWAKARTA - Polisi masih mendalami dugaan pembunuhan yang dialami satpam atas nama Sumarna di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Jasad korban ditemukan tenggelam dengan kondisi kedua tangan terborgol pada Juli lalu.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam mengatakan, saat ini jajarannya sedang mendalami berbagai kemungkinan untuk mengungkap tabir di balik kematian korban.
"Ada beberapa motif yang kami dalami," kata Febri saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).
Hingga kini, polisi masih berupaya mengindetifikasi para pelaku yang terlibat dalam tindak pidana tersebut.
Dari hasil analisis sementara dan penyelidikan awal di lapangan, Febri mengindikasikan bahwa dugaan pelaku tindak bertindak sendirian.
"Kemungkinan lebih dari satu (pelakunya)," ujarnya.
Saat ini Satreskrim Polres Purwakarta terus mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian, serta menunggu hasil visum resmi untuk memperjelas penyebab pasti kematian Sumarna.
Polisi menduga pelaku pembunuhan satpam di Waduk Jatiluhur, berjumlah lebih dari satu orang. Total 30 saksi yang diperiksa.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News