Bandung Darurat Begal, Kombes Dedi Bantah Peta Titik Rawan: Hoaks

Rabu, 22 Juli 2026 – 12:12 WIB
Bandung Darurat Begal, Kombes Dedi Bantah Peta Titik Rawan: Hoaks - JPNN.com Jabar
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi. Foto: sources for jpnn

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Polrestabes Bandung membantah informasi mengenai titik-titik rawan kejahatan jalanan di Kota Bandung.

Pihaknya memastikan, peta yang beredar di masyarakat itu bukan berasal dari institusi kepolisian.

Dalam peta yang beredar di grup WhatsApp, titik rawan kejahatan jalanan terbagi ke dalam beberapa zona.

Flyover Kopo, Babakan Ciparay, BKR - Regol, Cikawao, dan Jalan Terusan Jakarta - Antapani, masuk zona merah.

Sementara, Buahbatu, Arcamanik, Bandung Tengah, Cimindi, dan Kiaracondong, masuk zona kuning.

Untuk zona orange meliputi Cibiru, Ujungberung, Rancamanyar, Soekarno-Hatta, dan Gedebage. Sedangkan kawasan yang masuk zona hijau yakni di Dago, Ciumbuleuit, dan Sarijadi.

Bandung Darurat Begal, Kombes Dedi Bantah Peta Titik Rawan: Hoaks

(Peta wilayah rawan begal di Kota Bandung yang beredar di grup WhatsApp. Foto: sources for jpnn)

Polrestabes Bandung membantah informasi peta wilayah rawan kejahatan jalanan di Bandung.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News