Kasus Kematian WAT di Depok Terus Dikawal, Polisi Ungkap Dugaan Awal
jabar.jpnn.com, DEPOK - Polres Metro Depok memastikan terus mengawal penanganan kasus kematian pria berinisial WAT yang diduga menjadi korban penganiayaan di wilayah Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul aksi puluhan massa yang mendatangi Polres Metro Depok untuk menuntut kejelasan hukum atas peristiwa tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan kepolisian mengakomodasi aspirasi yang disampaikan oleh pihak keluarga korban.
“Tentunya Polres Metro Depok melalui Kasat Reskrim menyampaikan bahwa kasus ini terus kami kawal,” ujar Made, Senin (5/1).
Made menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika Polsek Cimanggis menerima dua korban luka yang dibawa menggunakan mobil boks pada Jumat dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
“Setelah diterima, diketahui kedua korban mengalami luka yang cukup parah. Selanjutnya, kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob untuk mendapatkan perawatan intensif,” jelasnya.
Baca Juga:
Menurut Made, hingga saat ini penyebab pasti terjadinya penganiayaan masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.
Namun, berdasarkan dugaan sementara, peristiwa tersebut dipicu oleh aktivitas transaksi ilegal yang dilakukan oleh kedua korban di wilayah Tapos.
Polisi beberkan kronologi dan penyebab penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI AL, di Sukatani, Kecamatan Tapos hingga tewaskan seorang warga sipil
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News