Demi Melunasi Utang Pinjol, Wanita di Depok Nekat Buat Laporan Palsu Pembegalan

Rabu, 17 September 2025 – 11:30 WIB
Demi Melunasi Utang Pinjol, Wanita di Depok Nekat Buat Laporan Palsu Pembegalan - JPNN.com Jabar
Ilustrasi membuat laporan polisi. Foto: pid.kepri.polri.go.id

jabar.jpnn.com, DEPOK - Seorang wanita bernama Tasya Khairani diketahui membuat laporan palsu terkait tindak pidana begal yang menimpanya.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, pada 15 September 2025, Tasya melapor ke Polsek Beji bahwa dirinya menjadi korban begal dan kehilangan sepeda motor dan handphone.

Tasya mengaku menjadi korban begal di dekat SMPN 5 Depok, sekitar pukul 20.00 WIB.

Selain itu, dirinya juga mengaku ditodongkan senjata tajam (sajam) ke arah tubuhnya.

Kemudian, motornya dibawa kabur oleh empat pelaku, yang mana di motor tersebut terdapat BPKB, dompet dan handphone.

Setelah membuat laporan polisi, Tasya juga menyebarkan informasi palsu itu kepada seseorang yang kemudian melaporkannya ke media. Sehingga kabar tersebut sempat menjadi viral dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Setelah pihak kepolisian menyelidiki kasus tersebut, ternyata motornya tidak hilang tetapi dijual kepada tetangganya.

“Namun setelah ditelusuri, ternyata motor tersebut tidak hilang, melainkan dijual kepada tetangganya seharga Rp13 juta,” ucap Made, Rabu (17/9).

Wanita di Depok membuat laporan palsu mengaku dirinya menjadi korban pembegalan, motor hingga handphone raib, padahal motornya dijual untuk membayar pinjol
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News