Duh! Ada "Operasi Pendinginan" Dalam Kasus Suap dan Gratifikasi KPU Kota Bogor

Jumat, 01 Agustus 2025 – 15:00 WIB
Duh! Ada
Ilustrasi kasus suap dan gratifikasi KPU Kota Bogor. Foto: chatgpt

"Sejumlah saksi sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyelidik, tetapi hingga saat ini tidak diketahui kelanjutan dari penanganan kasus itu," katanya.

Adit memandang adanya beberapa dugaan upaya yang membuat proses ini menjadi lamban.

Pertama, ada dugaan upaya “peti es” atau pendinginan yang dilakukan Polresta Bogor Kota yang tak kunjung meningkatkan status ke penyidikan dalam permasalahan tersebut.

"Kedua, adanya dugaan intervensi yang bernuansa politis agar perkara ini dapat diubah-ubah sesuai birahi negosiasi politik dimaksud.
Dan masih banyak lagi kemungkinan-kemungkin lainnya yang terjadi dalam proses ini," jelasnya.

Adit kemudian berkaca pada kasus-kasus dugaan korupsi yang ditangani Polresta Bogor Kota belakangan ini.

Menurutnya, Polresta Bogor Kota terkesan tidak memiliki independensi dan cenderung politis dalam penanganan perkara yang melibatkan petinggi pejabat daerah atau penyelenggara.

"Tidak terlihat maruah penegakan hukumnya, Kapolres Bogor Kota terlihat tidak produktif dalam penanganan kasus korupsi, cenderung mengambil pertimbangan politis ketimbang supremasi hukum dan kepentingan rakyat," ungkap Adit.

Adit berharap dalam penanganan dugaan gratifikasi dan suap yang diduga melibatkan penyelenggara pemilu KPU Kota Bogor, Calon Wali Kota Bogor dan Bawaslu Kota Bogor dapat ditangani dengan serius dan tidak melihat unsur politis.

Kantor Hukum Sembilan Bintang dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor menduga ada operasi pendinginan dalam kasus suap dan gratifikasi KPU Kota Bogor
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News