Gegara Telat Kirim Paket, Sopir Travel Dianiaya di Cilodong Depok
jabar.jpnn.com, DEPOK - Sopir travel menjadi korban penganiyaan lantaran dianggap telat mengirim paket, di wilayah Cilodong, Kota Depok.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/5).
Dirinya menjelaskan, awalnya seorang pelanggan mengirimkan barang melalui travel ke sebuah asrama Cilodong, Kota Depok.
“Dalam perjalanannya, pengemudi travel ini lebih mendahulukan mengantar penumpang dibanding mengantar barang titipan tersebut,” ucapnya.
Sehingga, pelanggan merasa kecewa lantaran terjadi keterlambatan pengantaran paketnya.
Kemudian, korban dianiaya hingga alami memar pada tubuhnya.
“Timbul kekecewaan dari pelanggan yang mengirimkan barang melalui travel tersebut. Kalau dilihat dari memar (yang dialami korban), mungkin (pemukulan) tangan kosong," terangnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab penganiayaan tersebut.
Seorang sopir travel menjadi korban penganiayaan di sebuah asrama di Cilodong, lantaran dianggap telat mengirimkan paket
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News