Gegara Mengaitkan Kasus Penutupan Holywings Dengan HRS, Guru Honorer di Depok Dipanggil Disdik

Rabu, 06 Juli 2022 – 10:50 WIB
Gegara Mengaitkan Kasus Penutupan Holywings Dengan HRS, Guru Honorer di Depok Dipanggil Disdik - JPNN.com Jabar
Ilustrasi twitter di Smartphone. Foto: AFP

jabar.jpnn.com, DEPOK - Seorang guru di SDN Pondok Petir 3 berinisial ER dipanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

Pemanggilan itu dilakukan lantaran ER berkomentar soal keterkaitan penutupan Holywings dengan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Sekadar diketahui, ER turut mengomentari cuitan di akun twitter @Dennysiregar7 yang mengungggah dua artikel tentang HRS yang dikaitkan dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta dalam melakukan penutupan Holywing, dengan menyertakan ‘Tunduk pada napi’ dalam cuitan yang diunggah, Selasa (28/6).

Lantas, ER turut berkomentar dalam unggahan tersebut ‘Soalnya si Rizik sudah kagak terima upeti lagi dari diskotek itu,’ hingga akhirnya komentar itu dibalas dengan berbagai respons dari warganet.

Tak lama ER membuat sebuah video permintaan maaf atas komentarnya yang tidak pantas tersebut.

Menanggapi hal itu, Disdik Kota Depok telah memanggil ER pada Senin (4/7) untuk dimintai keterangan.

“Kami dari Disdik telah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan terkait cuitannya tersebut,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Depok Wawang Buang, dikutip Rabu (6/7).

Wawang menerangkan, ER yang merupakan guru berstatus honorer ini menjelaskan, bahwa cuitannya tersebut lantaran ingin memberikan apresiasi kepada kinerja pemerintah pusat dan Jokowi.

Akibat cuitannya di twitter yang mengaitkan penutupan Holywings dengan Habib Rizieq Shihab (HRS), seorang guru SDN Pondok Petir 3 dipanggil Disdik Depok.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News