Dedi Mulyadi Nangis di Puncak, Giliran Data Center AI Jatiluhur Sikapnya Dipertanyakan
Dedi sendiri menegaskan tidak mempersoalkan keberadaan investasi tersebut selama seluruh ketentuan dipenuhi.
Menurut dia, kelayakan lingkungan harus ditentukan melalui proses AMDAL.
"Bagi saya pribadi, kalau secara objektif AMDAL-nya lulus, ya saya enggak ada masalah dilaksanakan. Kalau kata AMDAL-nya tidak boleh, ya saya tidak ada masalah juga dihentikan. Kan bagi saya tidak untung tidak rugi," kata Dedi.
Dengan demikian, sorotan terhadap Dedi kini bukan hanya menyangkut keberadaan data center AI di Jatiluhur, tetapi juga soal konsistensi sikap pemerintah dalam melihat proyek yang bersinggungan dengan lingkungan.
Di Puncak, Dedi menunjukkan ekspresi emosional ketika melihat fasilitas rekreasi berada di kawasan hutan.
Sementara di Jatiluhur, proyek investasi besar tetap berjalan hingga kemudian pemerintah menemukan sejumlah persyaratan yang belum lengkap dan memutuskan menghentikan pembangunan sementara. (mcr27/jpnn)
Dedi Mulyadi menyampaikan alasan perbedaan sikapnya saat menyoroti kondisi kawasan hutan di Puncak, dengan pembangunan pusat data AI di Jatiluhur Purwakarta.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News