Dedi Mulyadi Nangis di Puncak, Giliran Data Center AI Jatiluhur Sikapnya Dipertanyakan

Sabtu, 03 Oktober 2026 – 17:00 WIB
Dedi Mulyadi Nangis di Puncak, Giliran Data Center AI Jatiluhur Sikapnya Dipertanyakan - JPNN.com Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Sikap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terhadap kawasan hutan kembali menjadi sorotan.

Dedi sebelumnya menangis saat melihat kondisi kawasan Puncak, Bogor, yang menurutnya mulai dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi hingga pembangunan fasilitas di antara pepohonan.

Namun, sikap Dedi terhadap proyek pusat data berbasis artificial intelligence (AI) di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, dinilai memiliki cerita berbeda.

Proyek senilai sekitar Rp3,5 triliun tersebut bahkan sempat dihadiri Dedi dalam agenda peresmiannya.

Padahal, belakangan pembangunan data center AI itu dihentikan sementara oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena sejumlah persyaratan administrasi dan lingkungan belum lengkap.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai perbedaan respons Dedi ketika berhadapan dengan persoalan lingkungan di Puncak dan proyek investasi berskala besar di Jatiluhur.

Dedi akhirnya buka suara mengenai sorotan tersebut.

Dia menegaskan persoalan Puncak dan Jatiluhur tidak bisa disamakan karena memiliki konteks serta kewenangan yang berbeda.

Dedi Mulyadi menyampaikan alasan perbedaan sikapnya saat menyoroti kondisi kawasan hutan di Puncak, dengan pembangunan pusat data AI di Jatiluhur Purwakarta.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News