Penguatan Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru
Dengan dukungan tersebut, hasil laut dapat dikembangkan menjadi produk olahan, dikemas, dan dipasarkan dengan nilai tambah yang lebih besar.
Baca Juga:
Potensi serupa terdapat pada sektor pertanian. Dessy mencontohkan komoditas singkong yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk makanan.
Produk lokal seperti opak ketan, opak ubi, dan kecimpring juga dapat terus dikembangkan dengan dukungan peralatan produksi yang semakin memadai.
Jampang juga memiliki potensi komoditas hanjeli. Menurut Dessy, keberadaan Desa Hanjeli dapat menjadi contoh bagaimana komoditas lokal dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Ia juga melihat peluang pengembangan industri makanan beku atau frozen food. Kegiatan tersebut membutuhkan fasilitas pendingin yang dapat didukung oleh ketersediaan listrik yang memadai.
Selain energi, konektivitas digital menjadi faktor penting bagi perkembangan UMKM. Menurut Dessy, pelaku usaha semakin membutuhkan internet untuk memasarkan produk dan menjangkau konsumen.
Karena itu, pengembangan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan bersama penguatan konektivitas komunikasi agar masyarakat memiliki akses lebih luas terhadap informasi, pendidikan, dan pasar.
Dessy menilai manfaat penguatan listrik juga dapat dirasakan sektor pendidikan. Anak-anak memiliki kesempatan belajar pada malam hari, sementara akses terhadap perangkat digital dapat mendukung kegiatan pembelajaran.
Penguatan listrik di Jampang Kulon, Sukabumi, dinilai membuka peluang ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan, pertanian, UMKM, dan ekonomi digital.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News