Penguatan Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru
jabar.jpnn.com, SUKABUMI - Penguatan infrastruktur kelistrikan di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, dinilai dapat menjadi penggerak baru bagi perekonomian masyarakat setempat.
Anggota DPRD Jawa Barat Dessy Susilawaty mengatakan ketersediaan listrik yang lebih memadai dapat membuka peluang pengembangan berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari perikanan, pertanian, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Terakhir kali saya ke daerah Pajampangan, listrik memang belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama sampai ke wilayah-wilayah pedalaman," kata Dessy, dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).
Menurut Dessy, karakter geografis kawasan Jampang yang luas dan berbukit membuat pengembangan infrastruktur membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kondisi wilayah.
Dia menilai penguatan sistem kelistrikan yang dilakukan di kawasan tersebut dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu sektor yang berpotensi berkembang adalah perikanan. Kawasan Jampang memiliki wilayah pesisir hingga Ujung Genteng dan Ciletuh yang menyimpan potensi ekonomi berbasis hasil laut.
Ketersediaan listrik, katanya, dapat mendukung penggunaan fasilitas pendingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan dan memperpanjang rantai pengolahan produk perikanan.
"Kalau listriknya bagus dan stabil, pelaku UMKM bisa memiliki alat pendingin untuk menyimpan hasil laut. Jadi hasil tangkapan bisa disimpan lebih lama dan tidak harus langsung dijual," ujarnya.
Penguatan listrik di Jampang Kulon, Sukabumi, dinilai membuka peluang ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan, pertanian, UMKM, dan ekonomi digital.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News