Dinkes Depok Libatkan Dokter Independen untuk Audit Kasus Dugaan Malpraktik di Puskesmas Tapos
jabar.jpnn.com, DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menindaklanjuti kasus yang dialami seorang pasien berinisial IN yang kehilangan bayi dan harus menjalani pengangkatan rahim setelah proses persalinan.
Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan sebelum dirujuk ke rumah sakit, IN sempat menjalani pemeriksaan intensif di Puskesmas Tapos.
Menurut Devi, berdasarkan keterangan pasien, kondisi mulas dan penurunan posisi bayi sempat menunjukkan kemajuan.
Namun, proses tersebut kemudian mengalami kendala sehingga pasien harus mendapatkan rujukan darurat.
"Ya, sudah dikirimlah pasien ini ke Setya Bhakti jam 01.00 malam," kata Devi.
Devi menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima, kondisi pasien dan denyut jantung bayi saat itu masih dalam keadaan stabil dan terukur.
Namun, saat dilakukan tindakan operasi di rumah sakit, tim medis menemukan adanya robekan pada rahim yang disertai pendarahan hebat.
Dalam proses tersebut, bayi tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, pasien harus menjalani tindakan pengangkatan rahim.
Dinkes Depok menyiapkan audit maternal perinatal terkait kasus ibu kehilangan bayi dan menjalani pengangkatan rahim seusai persalinan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News