Aritmia Bisa Tanpa Gejala, Dokter Ungkap Faktor Risiko dan Cara Menjaga Kesehatan Jantung
jabar.jpnn.com, BOGOR - Gangguan pada jantung tidak hanya berkaitan dengan penyempitan pembuluh darah koroner atau serangan jantung.
Irama detak jantung juga dapat mengalami gangguan yang dikenal sebagai aritmia.
Salah satu jenis aritmia yang cukup sering ditemukan adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).
Kondisi ini ditandai dengan irama jantung yang tidak teratur dan dapat terjadi pada berbagai kelompok usia.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Kardiovaskular (Konsultan) BraveHeart Cardiovascular Center Brawijaya Hospital Saharjo, Dr. dr. Simon Salim, SpPD-KKV, M.Kes., AIFO, FINASIM, FACP, FICA, FACC, FHRS, menjelaskan bahwa fibrilasi atrium tidak selalu menimbulkan gejala yang dirasakan oleh penderitanya.
Sebagian orang dapat mengalami jantung berdebar, denyut jantung tidak teratur, mudah lelah, sesak napas, atau penurunan kemampuan beraktivitas.
Namun, sebagian lainnya tidak merasakan keluhan dan baru mengetahui kondisi tersebut ketika menjalani pemeriksaan jantung untuk keperluan lain.
"Kondisi tanpa gejala tersebut membuat fibrilasi atrium dapat berlangsung tanpa disadari," kata dr.Simon dalam keterangan resminya yang diterima jpnn.com pada Jumat (2/10).
Fibrilasi atrium merupakan gangguan irama jantung yang dapat terjadi tanpa gejala. Kenali faktor risiko dan cara menjaga kesehatan jantung.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News