Perbaikan Kotak Traffic Light Belum Rampung, Dishub Bandung Atur Lalin Manual

Kamis, 01 Oktober 2026 – 12:30 WIB
Perbaikan Kotak Traffic Light Belum Rampung, Dishub Bandung Atur Lalin Manual - JPNN.com Jabar
Water barrier dipasang di simpang PT INTI, Jalan Moch Toha, KOta Bandung, akibat lampu lalu lintas yang mati, Kamis (1/10/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menindaklanjuti pencurian kotak traffic light yang menyebabkan matinya sejumlah lampu lalu lintas di perempatan jalan.

Pihaknya mengambil langkah cepat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas secara manual dilakukan sambil menunggu proses perbaikan dan perakitan perangkat selesai.

Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, perbaikan traffic light yang dicuri masih dalam proses. Perangkat yang hilang membutuhkan perakitan kembali sebelum dapat dipasang dan dioperasikan.

"Masih proses. Itu perlu dirakit lagi. Minimal kita seminggu untuk merakitnya lagi," kata Rasdian di Balai Kota, Kamis (1/10).

Rasdian menyebut, terdapat sekitar lima titik traffic light yang terdampak pencurian. Sejumlah lokasi berada di wilayah Kecamatan Regol, di antaranya kawasan PT INTI dan Simpang Patung Ikan.

Selain itu, pencurian juga terjadi di Jalan Pungkur serta kawasan persimpangan Tamblong-Naripan dan Puteran Sunda.

Atas kejadian tersebut, Dishub Kota Bandung telah membuat laporan pengaduan kepada pihak kepolisian. Langkah tersebut dilakukan agar kasus pencurian dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

"Kami sudah melakukan laporan pengaduan ke kepolisian. Mudah-mudahan ditindaklanjuti," tuturnya.

Dishub menyatakan proses perbaikan kotak traffic light yang dicuri di Kota Bandung membutuhkan waktu satu pekan. Sementara pengaturan lalin dilakukan manual.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News