Sempat Muncul Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Minta Wisatawan Jaga Jarak Aman

Senin, 28 September 2026 – 08:00 WIB
Sempat Muncul Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Minta Wisatawan Jaga Jarak Aman - JPNN.com Jabar
Fenomena alam blue fire di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: BBKSDA Jabar

jabar.jpnn.com, GARUT - Fenomena sinar api atau blue fire kembali teramati di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kali ini, fenomena tersebut muncul di area Kawah Manuk pada 24 September 2026 dini hari.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria, menyatakan kemunculan blue fire di Kawah Manuk merupakan fenomena yang berkaitan dengan pelepasan panas dari manifestasi panas di kawasan tersebut.

Fenomena serupa sebelumnya pernah tercatat di Gunung Papandayan pada 22 Februari 2023 dan 12 Juli 2025.

Namun, kedua kejadian tersebut teramati di dinding Kawah Baru.

Pada kejadian terbaru, blue fire muncul di area Manifestasi Panas Baru di kompleks Kawah Manuk yang masih termasuk kawasan kawah aktif Gunung Papandayan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, kemunculan sinar api tersebut menunjukkan adanya pelepasan panas yang cukup tinggi hingga mampu menyebabkan material di permukaan terbakar," kata Lana dalam keterangan resminya. 

Tim pemeriksa juga menemukan serbuk berwarna menyerupai abu sisa pembakaran di sekitar lokasi.

Fenomena blue fire muncul di Kawah Manuk Gunung Papandayan. Badan Geologi menyebut aktivitas termal menurun, tetapi gas vulkanik masih berpotensi membahayakan
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News