Walkot Bandung Ungkap Kelompok Warga Paling Rentan Kehilangan Bansos

Senin, 24 Agustus 2026 – 15:45 WIB
Walkot Bandung Ungkap Kelompok Warga Paling Rentan Kehilangan Bansos  - JPNN.com Jabar
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: sources for JPNN

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyoroti kondisi warga yang berada dalam transisi desil 5 ke desil 6. Kelompok tersebut dinilai rentan kehilangan akses bantuan meski kondisi ekonominya belum sepenuhnya mapan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, persoalan desil 5-6 menjadi perhatian Pemkot Bandung di tengah penerapan kebijakan pemerintah terkait pemberian subsidi dan bantuan sosial.

"Kalau desil 9-10 kan tidak bisa menikmati subsidi. Kalau desil 5 ke desil 6, ini adalah tidak bisa menerima bantuan. Padahal posisinya juga sangat jauh lebih rentan," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (24/8/2026).

Ia menyebut persoalan desil 9 dan 10 memang penting untuk dicermati terkait penerapan aturan penggunaan BBM subsidi. Namun, Pemkot Bandung melihat bahwa warga yang mengalami perubahan status dari desil 5 menjadi desil 6 dinilai lebih rentan.

Desil 9 dan 10 merupakan kelompok yang dianggap sudah mampu dan memiliki pendapatan tetap sehingga tidak lagi dapat menikmati sejumlah subsidi, termasuk subsidi BBM.

Desil 5 adalah kelompok masyarakat dengan ekonomi pas-pasan. Desil 6 adalah awal kategori masyarakat kelas menengah yang dianggap sudah mandiri dan mapan.

Desil 5 masih berpotensi mendapatkan bantuan sosial tertentu yang terbatas dari pemerintah, sementara Desil 6 tidak lagi menjadi prioritas. Kondisi ini yang menjadi perhatian Farhan.

Dia menilai, warga yang baru atau telah masuk Desil 6 bisa kehilangan akses bantuan, tetapi belum tentu sudah benar-benar mampu secara ekonomi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti warga yang beralih dari desil 5 ke 6 karena rentan kehilangan bantuan.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News