350 Hektare Sawah di Purwakarta Terancam Kekeringan

Jumat, 14 Agustus 2026 – 17:00 WIB
350 Hektare Sawah di Purwakarta Terancam Kekeringan - JPNN.com Jabar
Kekeringan. Foto : Ricardo/JPNN.con

Menurut Wawan, keputusan tersebut dilakukan untuk mencegah petani menanggung biaya produksi yang lebih besar apabila tanaman padi kekurangan air.

Lahan yang tidak ditanami selama musim kemarau tersebut umumnya merupakan sawah tadah hujan. Jenis sawah ini sangat bergantung pada ketersediaan air hujan sebagai sumber pengairannya.

"Kalau dipaksa untuk ditanami padi, maka akan menambah biaya produksi," ujarnya.

Wawan mengatakan penanganan lahan terdampak kekeringan melalui bantuan pompa air telah membuahkan hasil. Seluruh areal seluas sekitar 350 hektare tersebut kini telah dipanen.

Produksi yang dihasilkan mencapai sekitar 5-6 ton gabah kering panen (GKP) per hektare.

Menurut Wawan, capaian tersebut masih berada pada kisaran produksi rata-rata yang biasa dihasilkan dari areal persawahan di Kabupaten Purwakarta.

Dengan demikian, bantuan pompa air tidak hanya membantu menjaga tanaman padi dari ancaman kekeringan, tetapi juga memungkinkan petani tetap memperoleh hasil panen pada musim kemarau.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Hadyanto Purnama mengatakan pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan perubahan iklim terhadap sektor pertanian.

Sebanyak 350 hektare sawah di Purwakarta terancam kekeringan saat musim kemarau. Bantuan pompa air membuat lahan tersebut tetap bisa dipanen
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News