Penjelasan BMKG Soal Gempa Dangkal 3,4 Magnitudo yang Mengguncang Bogor, Lengkap!
jabar.jpnn.com, BOGOR - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (7/8) pukul 03.42 WIB.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
"Berdasarkan analisis terbaru BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 6,72 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur, atau sekitar 18 kilometer barat daya Kota Bogor, dengan kedalaman 4 kilometer," kata Hartanto dalam keterangan resminya yang diterima JPNN.com pada Jumat (7/8) pagi.
BMKG menjelaskan, karakteristik lokasi episenter dan kedalaman hiposenter menunjukkan bahwa gempa tersebut berasal dari aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, yakni Pamijahan, Leuwiliang, Ciomas, Cigombong, dan Cijeruk dengan intensitas III MMI.
"Pada tingkat intensitas ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas," jelasya.
Sementara itu, getaran juga dirasakan di wilayah Cicurug, Kabupaten Sukabumi, serta Cipanas, Kabupaten Cianjur, dengan intensitas II–III MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh sebagian orang dan cukup nyata di dalam bangunan.
Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Bogor pada Jumat (7/8) dini hari
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News