Penjelasan BMKG Soal Penyebab Gempa 5,4 Magnitudo yang Mengguncang Pangandaran, Lengkap!

Rabu, 05 Agustus 2026 – 23:15 WIB
Penjelasan BMKG Soal Penyebab Gempa 5,4 Magnitudo yang Mengguncang Pangandaran, Lengkap!  - JPNN.com Jabar
Ilustrasi gempa bumi. Ilustrator: Sultan Amanda/JPNN.com

jabar.jpnn.com, PANGANDARAN - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu (5/8) pukul 21.55 WIB.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di laut pada koordinat 8,17 derajat Lintang Selatan dan 107,86 derajat Bujur Timur, atau sekitar 87 kilometer barat daya Pangandaran.

"Gempa terjadi pada kedalaman 14 kilometer," kata Wijayanto dalam keterangan resminya yang diterima JPNN.com pada Rabu (4/8) malam. 

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault).

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat dengan tingkat intensitas yang bervariasi.

Di Kabupaten Bandung, meliputi Kecamatan Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Arjasari, Nagrak, dan Solokanjeruk, guncangan dirasakan pada skala III MMI atau getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas.

Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Rabu malam (5/8). BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News