Respons Kapolda Jabar Soal Sayembara Dedi Mulyadi untuk Tangkap Begal
"Pembelaan diri juga penting ya, pembelaan diri apabila melawan. Tapi kalau tidak melawan, diamankan dengan baik agar tidak banyak luka, tidak membahayakan bagi nyawa siapapun ya, bagi nyawa siapa pun, segera diinformasikan kepada kepolisian, kepolisian wajib merespons secara cepat," ungkapnya.
Sebelumnya, Dedi mengadakan sayembara bagi warga yang berhasil menangkap begal, jambret, maling, hingga copet kemudian menyerahkannya ke polisi. Hadiahnya yaitu senilai Rp 5 hingga Rp 50 juta.
"Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar. Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok kami siapkan hadiah dari Rp 5 sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," kata dia melalui keterangan di akun Instagram pribadinya sebagaimana dilihat pada Kamis (23/7).
Dedi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Polda Metro Jaya dalan memberantas begal. Dia sudah meminta agar patroli terus dilakukan tiap malam.
"Siaga menghadapi begal. Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," ucap dia.
"Mobil patroli harus siaga dalam setiap malam. Lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategik untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu," lanjutnya. (mcr27/jpnn)
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rusmanto merespons soal sayembara Rp50 juta dari Dedi Mulyadi untuk warga yang berhasil menangkap pelaku begal.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News