Krisis Air Bersih di Karawang Meluas: 7.704 Jiwa Terdampak, BPBD Salurkan 152 Ribu Liter

Senin, 20 Juli 2026 – 18:00 WIB
Krisis Air Bersih di Karawang Meluas: 7.704 Jiwa Terdampak, BPBD Salurkan 152 Ribu Liter - JPNN.com Jabar
Ilustrasi bantuan air bersih untuk warga koban bencana kekeringan. Foto: Chatgpt

jabar.jpnn.com, KARAWANG - Dampak musim kemarau di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kian meluas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 7.704 jiwa atau 2.585 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di enam desa kini mengalami krisis air bersih.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, menyatakan bahwa penanganan tanggap darurat terus dilakukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak.

"Sejak beberapa bulan terakhir hingga saat ini, kami terus menyalurkan bantuan air bersih ke daerah kekeringan," ujar Ferry saat dihubungi dari Karawang pada Senin (20/7/2026).

Berdasarkan data pembaruan BPBD Karawang per Senin pagi, total pasokan air bersih yang telah didistribusikan kepada masyarakat di daerah terdampak telah mencapai 152.000 liter.

Wilayah yang mengalami krisis air bersih tersebut tersebar di tiga kecamatan, meliputi:

Kecamatan Pangkalan: Desa Mulangsari
Kecamatan Tegalwaru: Desa Kutalanggeng dan Desa Cintalanggeng
Kecamatan Ciampel: Desa Mulyasejati, Desa Kutanegara, dan Desa Parungmulya

Cakupan Wilayah Terdampak Meluas

Krisis air bersih di Kabupaten Karawang meluas hingga melanda 7.704 jiwa di enam desa. BPBD Karawang terus menyalurkan bantuan air bersih
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News