GAUM-K Tolak Safari Politik Jokowi ke Jawa Barat, Singgung Polemik Ijazah
"Sehingga kami dari masyarakat Jawa Barat, dan atas nama masyarakat Jabar, bahwa kami tidak sudi tanah Jawa Barat diinjak oleh Bapak Jokowi beserta anak-anaknya, kroni-kroninya, apalagi mereka menjadi kembali penguasa di Indonesia," jelasnya.
Menurutnya, dugaan ijazah palsu memicu kegaduhan sejak periode pertama Jokowi menjabat tahun 2014.
"Jokowi sendiri ketika jadi penguasa, menjadi pimpinan, menjadi figur publik itu secara hukum tidak sah, karena tidak bisa menunjukkan ijazahnya, bahkan ijazahnya sudah jelas ya palsu, tidak menunjukkan kebenaran," ungkapnya.
"Sampai saat ini, kenegarawan Jokowi itu dipertanyakan. Mestinya ketika kegaduhan dari awal tahun 2014, kemudian sampai sekarang, mestinya segera diredakan dengan menunjukkan ijazahnya secara legawa," lanjutnya.
Dia pun memastikan, akan menggagalkan rencana safari politik Jokowi ke Jawa Barat. Penolakan di kota/kabupaten pun akan dilakukan.
"Kami tentu saja akan menghadang, akan menolak. Di mana pun Jokowi akan hadir, kami dari seluruh komponen masyarakat Jawa Barat, dari ujung timur dan barat Jabar ini kami akan menolak," tegasnya. (mcr27/jpnn)
Kelompok masyarakat GAUM-K menolak kedatangan Jokowi ke Jawa Barat untuk safari politik, dan menyinggung soal dugaan ijazah palsu.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News