Pemkab Bekasi Salurkan 330 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Di sejumlah wilayah tersebut, sumber air warga dilaporkan mengering sejak sekitar satu bulan terakhir akibat musim kemarau.
Kondisi diperparah dengan belum tersedianya sumber air alternatif maupun jaringan perpipaan yang menjangkau seluruh permukiman.
Hasan memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan berdasarkan permohonan yang disampaikan melalui pemerintah desa, kecamatan, BPBD, maupun PMI.
"Kerja sama ini bagian dari respons cepat kondisi darurat. Kami siap membantu BPBD maupun PMI karena memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah desa atau kecamatan setempat.
"Laporan tersebut nantinya akan diteruskan kepada BPBD agar dapat segera ditindaklanjuti," katanya.
Di tingkat desa, Kepala Seksi Pelayanan Desa Ridogalih, Ahmad Sapruddin, mengatakan kekeringan paling parah terjadi di Dusun III karena berada di ujung jaringan perpipaan Perumda Tirta Bhagasasi.
Selain itu, Dusun II juga mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, BPBD dan PMI menyalurkan 330 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Cibarusah dan Serang Baru
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News