Mengenal Program Wisata Keberagaman Kota Depok yang Kini Dihentikan Sementara Gegara Telan Korban Jiwa
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan keagamaan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyelenggarakan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lingkungan masing-masing.
Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk membangun kebersamaan dengan melibatkan berbagai unsur warga di setiap wilayah.
"Kata kuncinya keberagaman, artinya melibatkan unsur-unsur masyarakat yang ada di lingkungan tersebut untuk membangun kebersamaan," katanya.
Selain sebagai sarana memperkuat toleransi dan kebersamaan, Wisata Keberagaman juga diharapkan menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti gathering warga maupun kegiatan refleksi bersama.
Program tersebut telah dimasukkan ke dalam menu Dana Kelurahan Berbasis RW Tahun 2026.
Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan perencanaan masing-masing wilayah melalui mekanisme pengajuan di tingkat kelurahan.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa guyub di masyarakat," ujar Fahrizal.
Namun, pelaksanaan Program Wisata Keberagaman kini dihentikan sementara setelah adanya peserta asal Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, yang meninggal dunia saat mengikuti kegiatan tersebut.
Mengenal program wisata keberagaman Kota Depok yang kini dihentikan sementara buntut tewasnya satu peserta saat mengikuti kegiatan tersebut
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News