Gempa 5,3 Magnitudo Mengguncang Selat Sunda, BMKG Beberkan Penyebabnya

Rabu, 08 Juli 2026 – 09:30 WIB
Gempa 5,3 Magnitudo Mengguncang Selat Sunda, BMKG Beberkan Penyebabnya - JPNN.com Jabar
Ilustrasi gempa bumi. Ilustrasi Foto: Sultan Amanda Syahidatullah/JPNN.com

Sementara itu, di wilayah Pandeglang, getaran dirasakan dengan intensitas III MMI, yakni getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai sensasi saat sebuah truk besar melintas.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di kawasan Selat Sunda.

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," tulis BMKG dalam laporannya.

Hingga pukul 03.05 WIB, BMKG menyatakan belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa hingga dipastikan aman untuk digunakan.

Selain itu, masyarakat diharapkan hanya mengakses informasi resmi mengenai aktivitas gempa bumi melalui kanal komunikasi BMKG, seperti situs resmi BMKG, media sosial resmi @infoBMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun InaTEWS.

Gempa bumi tektonik magnitudo 5,3 mengguncang Selat Sunda pada Rabu dini hari, 8 Juli 2026. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News