Petani Tembakau Jabar Minta Perlindungan Prabowo, Tolak Kemasan Polos hingga Batas Nikotin
"Petani di Sumedang sudah sejak lama mengembangkan teknik budidaya yang diwariskan secara turun-temurun untuk menghasilkan tembakau berkualitas tinggi. Rancangan peraturan yang tidak masuk akal seperti pembatasan kadar nikotin dan tar, penyeragaman kemasan, dan larangan lainnya, berdampak langsung pada masyarakat Sumedang. Mau dikemanakan produksi daun tembakau Sumedang yang mencapai 21.000 ton per tahun ini?," lanjutnya.
Dia menilai penyusunan regulasi seharusnya mempertimbangkan kondisi riil petani di lapangan agar tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang luas.
"Mengapa Kementerian Kesehatan mendorong peraturan yang sama sekali tidak mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, di lahan tembakau? Mengapa bisa membuat peraturan yang tidak mempertimbangkan keberadaan petani dan mendzolimi petani?," pungkasnya. (mcr27/jpnn)
Petani tembakau Jawa Barat meminta perlindungan Presiden Prabowo dan menolak kemasan polos, pembatasan nikotin-tar, serta aturan yang dinilai merugikan.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News