Yayasan Nurul Huda Conggeang Bongkar Dugaan Peretasan Akun MBG, 7 Kepala SPPG Ikut Terseret

Senin, 08 Juni 2026 – 14:55 WIB
Yayasan Nurul Huda Conggeang Bongkar Dugaan Peretasan Akun MBG, 7 Kepala SPPG Ikut Terseret - JPNN.com Jabar
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kabupaten Sumedang. Foto: sources for JPNN

Menurut Eka, yayasan memiliki bukti bahwa akun tersebut sudah tidak lagi berada dalam kendali pihaknya.

"7 Kepala SPPG tidak pernah memberikan tanggapan atas surat Yayasan dan tetap mengoperasikan dapur yang akun makernya dikendalikan pihak lain. Atas dasar ini 7 Kepala SPPG patut diduga terlibat dalam peretasan akun maker Yayasan untuk menguras dana dalam rekening virtual milik Yayasan yang nilainya milyaran rupiah," tuturnya.

Kecurigaan tersebut, lanjut Eka, semakin menguat karena yayasan selama ini mengaku kesulitan memperoleh akses ke aplikasi SMO yang digunakan untuk memantau transaksi keuangan dan informasi penting terkait operasional SPPG. Padahal, menurutnya, akses tersebut merupakan hak yayasan sebagai mitra resmi BGN.

Ia menyebut Wakil Kepala BGN bahkan telah menginstruksikan secara resmi agar yayasan diberikan username dan password untuk mengakses aplikasi tersebut. Namun hingga kini, permintaan tersebut disebut tidak pernah dipenuhi.

“Yayasan telah berkirim surat secara resmi kepada 7 Kepala SPPG agar diberikan user name dan password untuk akses aplikasi SMO, untuk melihat transaksi keuangan SPPG. Namun kepala SPPG tidak pernah memberikan kepada Yayasan. Padahal Kepala SPPG diperintah Wakil Kepala BGN untuk memberikan kepada Yayasan user name dan password untuk akses aplikasi SMO. Semua fakta ini memperlihatkan dengan sangat nyata, 7 Kepala SPPG diduga terlibat dalam peretasan akun maker," ucap dia.

Atas berbagai temuan tersebut, Yayasan Nurul Huda Conggeang mendesak BGN untuk segera melakukan audit terhadap seluruh aliran dana yang keluar dari rekening virtual yayasan sejak 13 dan 15 April 2026 hingga saat ini.

"Sudah seharusnya BGN mengaudit aliran dana sejak tanggal 13 April 2026 dan tanggal 15 April 2026 hingga saat ini yang mengalir dari rekening virtual milik Yayasan Nurul Huda Conggeang, berdasarkan audit tersebut akan ditemukan siapa saja yang menikmati dana yang berasal dari rekening virtual milik Yayasan Nurul Huda Conggeang," pungkasnya. (mcr27/jpnn)

Yayasan Nurul Huda Conggeang mengungkap dugaan peretasan akun maker 7 SPPG MBG dan meminta BGN mengaudit aliran dana dari rekening virtual sejak April 2026.

Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News