Guru Besar IPB Tawarkan Solusi Krisis Energi hingga Ketahanan Pangan Berbasis Sains dan Teknologi
jabar.jpnn.com, BOGOR - Sejumlah guru besar IPB University menawarkan berbagai solusi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab tantangan global, mulai dari krisis energi, ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga penguatan ekonomi nasional.
Gagasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pra orasi ilmiah yang digelar secara daring pada Rabu (20/5).
Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Edy Hartulistiyoso, menyoroti ancaman kenaikan suhu bumi akibat emisi karbon dari energi fosil yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Menurut Edy, suhu global pada 2025 telah meningkat sekitar 1,5 derajat Celsius dibandingkan era praindustri, atau melampaui batas aman yang disepakati dalam Perjanjian Paris 2015.
Ia menilai Indonesia perlu mempercepat pemanfaatan energi terbarukan melalui pengembangan sistem termal berbasis biomassa, panas bumi, limbah industri, hingga energi surya.
“Pengembangan teknologi pemanfaatan biomassa sangat penting untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan mendukung keberlanjutan energi nasional,” kata Edy.
Baca Juga:
Edy juga mengusulkan konsep CHPP (Combined Heat, Power and Product) yang dinilai mampu menghasilkan listrik dari biomassa sekaligus memproduksi biochar dan bio-oil bernilai ekonomi tinggi untuk kebutuhan industri.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Kukuh Nirmala, menilai pengelolaan lingkungan budidaya menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas perikanan nasional secara berkelanjutan.
Sejumlah guru besar IPB University menawarkan berbagai solusi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab tantangan global
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News