Keterlaluan, Pasien RSHS Bandung Meninggal Karena Diabaikan Petugas

Jumat, 20 Mei 2022 – 16:20 WIB
Keterlaluan, Pasien RSHS Bandung Meninggal Karena Diabaikan Petugas - JPNN.com Jabar
Arif Susanto (36), suami dari pasien atas nama Asih Sekarning ditemui di kediamannya di daerah Cicadas, Kota Bandung, Jumat (20/5). (Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com)

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Sebuah video viral di media sosial Instagram yang menggambarkan suasana pasien di salah satu rumah sakit di Bandung, yang sudah kritis namun tak ditanggapi perawat di sana. Beredar informasi, pasien yang sudah kehabisan napas itu membutuhkan isi oksigen baru yang sudah kosong.

JPNN.com menemui suami dari pasien dalam video viral tersebut di kediamannya di daerah Cicadas, Kota Bandung.

Dia adalah Arif Susanto (36), yang harus kehilangan istri tercintanya, Asih Sekarning (34) karena buruknya pelayanan di rumah sakit yang Arif sebut adalah Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Arif mengisahkan, bagaimana sulitnya mendapatkan tabung oksigen baru kepada penjaga yang tengah bertugas di ruangannya.

Sang istri yang divonis kanker kulit stadium akhir harus berjuang menunggu datangnya oksigen baru. Padahal sang suami dan ibunya sudah meminta sampai tiga kali sejak hari pertama Asih dirawat di RSHS Bandung.

Arif menjelaskan, bahwa almarhum sang istri dirawat sejak Rabu (11/5), pekan lalu. Kemudian pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Ia meminta oksigen baru kepada petugas, namun tak digubris karena para perawat sedang tertidur.

“Waktu pertama habis oksisen itu Sabtu malam, itu yang pertama saya datang minta oksigen tetapi petugas pada tidur terus saya balik lagi ke ruangan,” kata Arif, Jumat (20/5).

Dia kemudian datang lagi ke petugas dan menyampaikan maksudnya. Oksigen baru datang saat kondisi sang istri sudah kritis, namun masih bisa tertolong.

Cerita suami pasien yang meninggal seusai diabaikan petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Begini kisahnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News