Dedi Mulyadi Soroti Kejadian Rambut Siswi Dipotong Paksa oleh Guru di Garut

Rabu, 06 Mei 2026 – 14:40 WIB
Dedi Mulyadi Soroti Kejadian Rambut Siswi Dipotong Paksa oleh Guru di Garut - JPNN.com Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat ditemui di Kota Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan perhatian khusus terhadap insiden pemotongan rambut secara paksa terhadap belasan siswa oleh seorang guru Bimbingan Konseling (BK) di SMK Negeri 2 Garut.

Insiden tersebut menuai reaksi warganet di media sosial. Mereka menyayangkan adanya tindakan pemotongan rambut secara paksa oleh guru BK.

Adapun pemotongan ini dilakukan terhadap belasan siswi yang melanggar aturan karena mengecat rambut.

Namun, ada juga sejumlah warganet yang menyatakan tidak setuju terhadap langkah guru BK, karena belasan siswi itu menggunakan hijab.

Dedi mengatakan, ia sudah bertemu langsung dengan para siswi beserta orang tua mereka untuk mendengarkan kronologi mengenai kejadian secara mendalam.

Selain itu, Dedi juga sudah memfasilitasi 18 siswi yang rambutnya oleh guru BK untuk merapikan kembali rambut mereka di salon.

"Kemarin orang tua siswanya sudah ketemu saya, siswanya sudah ketemu. Jumlah semuanya 18 orang, sudah selesai. Kemarin sudah saya kirim mereka ke salon untuk merapikan rambut semuanya," kata Dedi di Kota Bandung, Rabu (6/5/2026).

Terkait detail peristiwa dan isi pertemuan dengan orang tua serta siswi yang rambutnya dipotong oleh guru BK, Dedi menyebutkan bahwa penjelasan lengkap mengenai penanganan kasus ini akan dipublikasikan.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi memberikan perhatian khusus terhadap insiden pemotongan rambut secara paksa terhadap belasan siswa oleh seorang guru BK di Garut.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News