Keributan Debt Collector dan Ojol di Depok Berujung Mediasi, Dipicu Penarikan Motor Tunggakan
jabar.jpnn.com, DEPOK - Keributan antara sejumlah debt collector dengan pengemudi ojek online (ojol) terjadi di Jalan Sentosa Raya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, pada Selasa (5/5) siang.
57Insiden tersebut sempat viral di media sosial setelah rekaman video peristiwa beredar luas.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang terlibat adu mulut di tengah jalan yang kemudian berujung pada aksi saling pukul. Suasana di lokasi tampak ricuh dan menarik perhatian warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan diduga bermula saat pihak debt collector berupaya memberhentikan pengemudi ojol untuk menarik kendaraan bermotor yang menunggak cicilan.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut melalui layanan call center 110.
“Setelah menerima laporan, anggota piket pengawas (Pawas), SPKT, dan Reskrim langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan kedua belah pihak yang bertikai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keributan dipicu oleh upaya penarikan sepeda motor oleh debt collector karena kendaraan tersebut telah menunggak pembayaran selama tiga bulan.
“Debt collector ingin menarik kendaraan roda dua karena sudah menunggak selama tiga bulan. Namun, pihak konsumen tidak bersedia kendaraannya ditarik, sehingga terjadi keributan,” jelasnya.
Mata elang dan ojol terlibat keributan hingga adu jotos akibat penarikan motor yang menunggak selama tiga bulan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News