Kebutuhan Sapi Kurban di Jawa Barat Naik, DKPP Perketat Pengawasan Distribusi Hewan

Senin, 04 Mei 2026 – 16:30 WIB
Kebutuhan Sapi Kurban di Jawa Barat Naik, DKPP Perketat Pengawasan Distribusi Hewan - JPNN.com Jabar
Ilustrasi: Penjualan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat memprediksi kebutuhan sapi untuk Iduladha 1447 Hijriah di wilayahnya tahun ini naik hingga 21 persen. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswanl dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DKPP Jabar, Suprijanto, mengatakan peningkatan kebutuhan hewan kurban di Jabar selalu naik sejak 2017.

"Proyeksi kita, ada kenaikan untuk sapi itu 21 persen. Tahun lalu sekitar 100 ribuan, proyeksinya 2026 ini 120 ribuan," kata Suprijanto, Senin (4/5/2026).

Suprijanto menuturkan, Jabar memiliki pasar yang luas sehingga pengawas distribusi harus dilakukan bersama Kabupaten/Kota.

"Kami usahain semaksimal mungkin untuk pengawasan. Terutama untuk wilayah yang memang punya potensi terjadinya kasus (hewan sakit). Kita mitigasi," ucap dia.

Selain Sapi, kata dia, domba untuk kurban pun diprediksi naik sekitar 19 persen atau 223.800 hewan pada tahun ini.

"Kambing diproyeksikan turun. Sekitar 5 persen. Dari sebelumnya 63 ribuan, sekarang 60 ribuan," ucapnya.

Kebutuhan sapi kurban, kata Suprijanto, hampir 70 persen masih dipasok dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

DKPP Jabar memprediksi peningkatan permintaan hewan kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah meningkat di tahun ini.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News