Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Dispertan Garut Targetkan Produksi Padi 631 Ribu Ton pada 2026

Selasa, 21 April 2026 – 13:00 WIB
Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Dispertan Garut Targetkan Produksi Padi 631 Ribu Ton pada 2026 - JPNN.com Jabar
Ilustrasi padi dan beras. Foto: Ricardo/JPNN.com

Untuk tahun 2026, Dispertan Garut tetap optimistis target produksi dapat tercapai meskipun menghadapi potensi tantangan musim kemarau. Adapun target luas panen ditetapkan sebesar 106.718 hektare.

Sejumlah langkah strategis telah disiapkan untuk mendukung pencapaian target tersebut, di antaranya pelaksanaan gladi posko guna memastikan kesiapan operasional sarana pendukung seperti pompa air, unit irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, serta sumur dangkal dan dalam.

Selain itu, Dispertan juga melakukan identifikasi terhadap sumber-sumber air permukaan yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kekeringan.

Upaya lain yang dilakukan meliputi pengusulan tambahan pompa air, optimalisasi lahan, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta program pencetakan sawah rakyat.

Sebagai langkah mitigasi risiko, Dispertan Garut juga menyediakan program Asuransi Usaha Tani Padi bagi petani yang lahannya terdampak kekeringan.

“Kami menyediakan Asuransi Usaha Tani Padi apabila ada lahan-lahan pertanian padi yang mengalami kekeringan,” kata Ardhy.

Melalui berbagai upaya tersebut, Dispertan Garut berharap target produksi padi tahun 2026 dapat tercapai secara optimal meskipun dihadapkan pada tantangan kondisi iklim. (antara/jpnn)

Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut menargetkan produksi padi pada tahun 2026 mencapai 631.490 ton gabah kering giling (GKG)

Redaktur & Reporter : Yogi Faisal

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News