Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Dispertan Garut Targetkan Produksi Padi 631 Ribu Ton pada 2026

Selasa, 21 April 2026 – 13:00 WIB
Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Dispertan Garut Targetkan Produksi Padi 631 Ribu Ton pada 2026 - JPNN.com Jabar
Ilustrasi padi dan beras. Foto: Ricardo/JPNN.com

jabar.jpnn.com, GARUT - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut menargetkan produksi padi pada tahun 2026 mencapai 631.490 ton gabah kering giling (GKG).

Target tersebut diupayakan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian serta perluasan area tanam di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, menyampaikan bahwa target tersebut ditopang oleh rencana luas tanam sebesar 112.314 hektare dengan produktivitas rata-rata 6 ton GKG per hektare.

“Target tanaman padi 2026 produksi 631.490 ton GKG,” ujarnya.

Menurut Ardhy, target produksi tahun ini lebih tinggi dibandingkan target tahun 2025 sebesar 485.286 ton GKG.

Pada tahun sebelumnya, realisasi produksi bahkan melampaui target dengan capaian sebesar 736.210,6 ton GKG dari luas panen 131.011 hektare.

Ia menjelaskan, keberhasilan produksi pada tahun lalu dipengaruhi oleh meningkatnya realisasi luas panen serta kondisi awal musim hujan yang berlangsung tepat waktu.

“Pengaruh realisasi luas panen yang juga naik signifikan, kemungkinan karena awal musim hujannya tepat waktu,” katanya.

Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut menargetkan produksi padi pada tahun 2026 mencapai 631.490 ton gabah kering giling (GKG)
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News