Polemik Revitalisasi Gedung Sate, Gubernur Dedi Mulyadi Buka Suara

Rabu, 15 April 2026 – 18:45 WIB
Polemik Revitalisasi Gedung Sate, Gubernur Dedi Mulyadi Buka Suara - JPNN.com Jabar
Pagar menutup area Plaza Gedung Sate di Jalan Diponegoro, menjelang penataan kawasan oleh Pemprov Jabar. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi buka suara mengenai alasan merevitalisasi halaman Gedung Sate yang menghabiskan anggaran Rp15 miliar lebih. 

Menurutnya, hal itu dilakukan agar akses halaman Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terbangun dengan lebih baik.

"Tujuannya agar akses halaman Gedung Sate nya terbangun dengan baik," kata Dedi di Gedung Pakuan, Rabu (15/4/2026).

Dedi mengakui, kerap terjadi kemacetan di Jalan Diponegoro apabila akses ditutup karena aksi demonstrasi.

Maka dari itu, dengan revitalisasi ini, diharapkan kemacetan tidak lagi terjadi. 

Dia pun membantah soal adanya jembatan yang menghubungkan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu. 

"Bukan (jembatan), jalannya melingkar. Jadi kan itu Gedung Sate, ini Jalan Diponegoro. Nanti muter ke depan Pullman (hotel), belok kanan. Nanti sebagian Gasibu digunakan untuk jembatan di ujungnya, jadi lebih baik," tuturnya.

Ia pun mempersilahkan masyarakat yang hendak berunjukrasa untuk tetap melakukan aktivitasnya tersebut. 

Penjelasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal revitalisasi Gedung Sate yang memakan anggaran Rp15 miliar.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News